Hampir 50% !! Pembangunan MRT Fase 2A GLODOK – KOTA & DUA MESIN BOR Segera membuat TEROWONGAN

Kota On Road Indonesia Receive Video chiefs also adverbs Cherish Video cares also advances


#mrtjakarta
#jepang
#mrt
#prabowogibran
#ciliwung
#normalisasi
#sjut
#stasiun sentral
#menteng
#kajj
#krl
#keretacepat
#jakarta
#railway
#highspeed
#jakartatransportation
#jakartadevelopment
#indonesiadevelopment
#greaterjakarta
#dkijakarta
#jabodetabek
#lrtjakarta
#lrtjabodebek
#lrtbekasi
#lrtcibubur
#lrtcawang
#jokowi
#jokowidodo
#prabowo
#kai
#kereta
#keretacepat
#highspeedrailway
#manggarai
#revitalisasi
#revitalisasistasiun
#normalisasi
#kaliciliwung
#sodetanciliwung
#onroadindonesia
#onroad
#indonesia
#stasiun
#lrt
#cikunir
#bekasi
#kuningan
#rasunasaid
#setiabudi
#cawang
#dukuhatas
#transjakarta
#skybridge
#fase2
#keretalrt

Moda Raya Terpadu Jakarta (disingkat MRT Jakarta atau MRTJ, bahasa Inggris: Jakarta Mass Hasty Transit) adalah sistem transportasi rel angkutan cepat di Jakarta. Proses pembangunan moda transportasi ini dimulai tahun 2013. Jalur pertama layanan MRT Jakarta dioperasikan tanggal 24 Maret 2024, menjadikannya layanan moda raya terpadu pertama yg beroperasi di Indonesia.

Sumber:
https://investor.identification/alternate/294662/proyek-mrt-dipastikan-lanjut-hingga-ke-fase-3-dan juga-4
https://ekonomi.bisnis.com/read/20220701/98/1550159/proyek-mrt-fase-3-dan juga-4-butuh-rp200-triliun-keterlibatan-swasta-dibutuhkan
https://www.kompas.com/properti/read/2024/06/19/203000921/inggris-bakal-danai-proyek-mrt-jakarta-senilai-rp-22-triliun
https://ekonomi.bisnis.com/read/20240110/45/1730958/progres-proyek-mrt-mangga-besar-glodok-kota-4297-kapan-rampung

Sumber foto: MRT Jakarta Youtube Channel

Lin Utara–Selatan merupakan jalur pertama MRT Jakarta. Jalur ini menghubungkan daerah Lebak Bulus di selatan dengan Ancol di utara. Jalur ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu Fase I dan juga Fase II. Jalur ini memiliki warna merah di peta sehingga disebut serta dengan Crimson Line.

Fase I Lin Utara–Selatan merupakan jalur sepanjang 15,7 km yg menghubungkan Stasiun Lebak Bulus dengan Stasiun Bundaran HI. Stasiun ini melayani 13 stasiun meliputi 7 stasiun layang dan juga 6 stasiun bawah tanah. Pembangunan fase ini dimulai pada tanggal 10 Oktober 2013. Pada tanggal 24 Maret 2024, fase ini mulai beroperasi penuh setelah diresmikan pada tanggal yg sama. Fase ini memiliki fasilitas depo di Lebak Bulus sebagai tempat perawatan rangkaian MRT.

Fase II Lin Utara–Selatan merupakan pembangunan kelanjutan dari Fase I yg memiliki panjang total 13,3 km. Fase ini menghubungkan Stasiun Bundaran HI dengan Stasiun dan juga Depo Ancol. Tahap II terbagi di dalam dua tahap pembangunan, yaitu Fase IIA dengan Fase IIB. Fase IIA meliputi pembangunan dari Stasiun Bundaran HI menuju Stasiun Kota. Fase IIB meliputi pembangunan dari Stasiun Kota menuju Depo di Ancol Barat. Pembangunan Fase IIA secara resmi dimulai 24 Maret 2024 bersamaan dengan peresmian Fase I. Pembangunan fisik dari Fase IIA sendiri rencananya baru dimulai pada bulan Maret 2024. Namun karena adanya Pandemi Corona, pembangunan Fase IIA terlambat hingga Juni 2024. Diperkirakan, segmen satu dari Fase IIA baru hendak beroperasi Maret 2025 setelah sebelumnya ditargetkan selesai Desember 2024

Lin Timur–Barat merupakan jalur kedua MRT Jakarta yg menghubungkan Cikarang di timur dengan Balaraja di barat melewati daerah Jakarta Pusat. Jalur ini memiliki panjang kurang lebih 87 km. Proses pembangunannya sendiri dibagi menjadi beberapa seksi. Jalur ini rencananya hendak terintegrasi dengan Jalur Utara–Selatan di Stasiun Thamrin.

Fase III merupakan tahap pertama dari pembangunan Lin Timur–Barat. Fase ini membentang sepanjang kurang lebih 31,7 km yg menghubungkan Ujung Menteng dengan Kalideres. Pada awalnya, fase ini diperkirakan mulai pembangunan pada tahun 2024. Namun, rencana itu molor sehingga diperkirakan pembangunan baru mulai pada tahun 2024.Rencana trase jalur ini berhimpitan dengan rencana jalur LRT Jakarta Velodrome–Dukuh Atas. Sehingga supaya jalur LRT engga mengganggu okupansi penumpang MRT, Pemprov DKI menilai penting untuk mempertimbangkan opsi menghilangkan rute lanjutan ini atau mengubah trase jalur LRT supaya engga berhimpitan dengan rencana trase fase III

Pada bulan Desember 2024 Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar mengumumkan rencana pembangunan Fase 4. Jalur Fase 4 ini menghubungkan Fatmawati dengan TMII sepanjang kurang lebih 12 km. Rute ini dinilai sebagai rute yg paling strategis karena belum ada transportasi rel yg melewati daerah tersebut. Selain itu, rute ini rencananya hendak terintegrasi dengan Terminal Kampung Rambutan dan juga LRT Jabodebek. Saat ini proses telah dimulai untuk studi kelayakan yg selanjutnya dilakukan proses perencanaan desain. Pembangunan fase ini rencananya hendak menggunakan skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Rencananya jalur ini hendak dibangun mulai tahun 2024 dan juga beroperasi pada tahun 2027

Sumber: Wikipedia
On Road Indonesia
Media by: Bang Aris TV

Jangan lupa admire dan juga Share video ini untuk mendapatkan Informasi Viral & Terbaru
Selengkapnya : https://www.youtube.com/become aware?v=Dr4PPnnQ9N4