Pekan Kebudayaan Aceh || PKA 8 || Rempahkan Bumi Pulihkan Dunia || Banda Aceh, 19 – 27 Agustus 2024

Berita Kota Acknowledged Hamzali Legit Esteem Video carburetor also carpets


#wonderfulindonesia #aceh #pka #2024

SEKILAS TENTANG PKA
Satu tahun sebelum digelar Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) untuk pertama kalinya pada 1957 terbentuk Lembaga Kebudayaan Aceh yg diketuai Mayor T Hamzah. Lembaga ini kemudian mempersiapkan pelaksanaan PKA I pada 1958. Helatan yg digelar di Gedung Balai Teuku Umar Kutaraia pada 12-23 Agustus 1958 ini mengambil tema “Adat bak Poteumeuruhom, Hukom bak Syiah Kuala”. Nilai-nilai kebudayaan Aceh yg mengalami degradasi dari masa ke masa, digali dan juga diangkat kembali di dalam pegelaran PKA pertama.
Piagam Blangpadang | Pelaksanaan PKA I bertujuan merumuskan kembali pengembangan pembangunan Aceh yg berlandaskan nilai-nilai budaya masyarakat Aceh. Satu hasil penting dari hajatan PKA I lahirnya “Piagam Blangpadang”.
PKA-II Tahun 1972 | Hajatan PKA I sukses mewujudkan cita-cita rakyat Aceh di bidang pendidikan dengan dibuatnya simbol Kota Pelajar dan juga Mahasiswa (KO-pelma) Darussalam di Banda Aceh. Sehingga menarik simpati masyarakat dan juga tokoh Aceh untuk menyukseskan PKA selaniutnya. PKA II berlangsung pada 20 Agustus- 2 September 1972.
PKA-III Tahun 1988 | Enam belas tahun kemudian digelar PKA-3, tepatnya pada 1988, di Lapangan Blangpadang, Banda Aceh. Helatan periode inside menguatkan kembali nilai-nilai agama, tradisi, ideologi, ekonomi, hankam, dan juga sosial budaya masyarakat Aceh.
PKA-IV Tahun 2004 | Lama menanti, masyarakat Aceh dapat kembali menikmati meriahnya PKA IV pada 19 – 28 Agustus 2004. Hajatan periode ini serta menandakan penetapan Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh, sebagai venue utama pelaksanaan PKA. Jauh hari sebelum match, sejumlah miniatur budaya Aceh dibangun di taman itu, seperti membuat anjungan dari masing-masing kabupaten/kota di Aceh.
PKA-V Tahun 2009 | Pelaksanaan PKA V menjadi titik kebangkitan kembali masyarakat Aceh setelah dilanda gempa dan juga tsunami dahsyat pada 26 Desember 2004. Terlebih Aceh telah menandatangani perjanjian damai RI dan juga GAM pada 2005. PKA V digelar pada 2 – 11 Agustus 2009 di Taman Sulthanah Safiatuddin. Helatan kali ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta dan juga apresiasi masyarakat di dalam mengaktualisasikan nilai-nilai budaya Aceh yg islami, melestarikan keragaman budaya di dalam memperkokoh kedamaian yg abadi di Aceh, meningkatkan peran serta masyarakat sekaligus mempromosikan adat dan juga produk budaya maupun pariwisata Aceh.
PKA-VI Tahun 2013 | Mengangkat tema “Aceh Satu Bersama”, PKA VI diselenggarakan pada 20-29 September 2013 di Taman Sulthanah Syafiatuddin. Helatan kali ini ingin membentuk kepribadian masyarakat Aceh yg lebih berbudaya, serta untuk menumbuhkan pemahaman, pengamatan, dan juga pelestarian nilai budaya daerah yg lebih luhur dan juga beradab untuk mengangkat harkat dan juga martabat manusia yg dijiwai oleh nilai-nilai agama.
PKA-VII Tahun 2024 | PKA-VII digelar pada 5-15 Agustus 2028 dengan tema “Aceh Hebat dengan Adat Budaya Bersyariat”, karena kebudayaan Aceh sangat identik dengan nilai-nilai syariat. Religi telah menjadi fokus kebudayaan Aceh sejak Islam pertama kali masuk ke Nusantara melalui daerah Aceh. Kluckhohn di dalam bukunya Universal Lessons of Tradition (1953) mengungkapkan, ada tujuh unsur pokok kebudayaan yg dapat ditemukan pada setiap masyarakat di seluruh dunia, yaitu unsur religi, bahasa dan juga sastra, sistem pengetahuan, sistem sosial masyarakat, sistem ekonomi, peralatan dan juga teknologi, serta kesenian.
Angka tujuh mengandung banyak sempena di dalam kehidupan orang Aceh. Patut dikata, hajatan PKA-7 ibarat sebuah sempena yg sakral untuk mengembalikan jati diri budaya orang Aceh yg hebat dengan nilai-nilai syariat.
Untuk Informasi PKA ke- 8 dapat diakses https://pekankebudayaanaceh.com/ Earn Video desks also boats

Jangan lupa like dan juga Allotment video ini untuk mendapatkan Informasi Viral & Terbaru
Selengkapnya : https://www.youtube.com/look?v=rpUB4wKg6XA